Posting boker itu, kuputuskan untuk diedit. Gila aja, gue (Jee—sekarang pake ‘gue’ Jakarte banget bok-jayus) ga habis pikir kenapa bisa-bisanya menulis ‘boker series’ ini terang-terangan. Maklum,waktu itu saya masih hijau dan tidak berkeprimanusiaan. Waktu baca ulang, gue sampe geleng-geleng kepala. Apa yang ada di dalam benak saat itu.
Gembel.
Oke, posting temen sekelas -charis national academy- ini, juga udah diedit. Masalah foto. Tunggu entar. Pasti dikasi.
Natan : Dulunya dia teman sekelasku. Masih meminati hal-hal komputer dengan dalam. Si jenius yang mau membantu teman-temannya. Bila ada yang berminat dengan komputer Silahkan buka blognya di :
natanelia.wordpress.com
Pengalaman terakhir, Oh, pada waktu dia menjelaskan guna antivirus Aku aja yang tahu dari antivirus cuma scan terus apus tuh virus. Tapi dia jelasinnya dengan semena-mena dan tampa belas kasihan. Aku-nya cuma bisa ketap-ketip ga ngerti dia ngomong apa. Wow. Piece.
Louise : Dia juga teman sekelasku tahun lalu. Termasuk golongan anak-anak pinter. Hitam manis yang sering digodain sama anak-anak yang bernama Rexy dan David, Best Homo Couples of the year. (bohong)
Pengalaman terakhir, wah, udah agak lupa. Tapi, dia yang paling sering ketawa setiap kali aku nggak ngelucu. Sedang diwaktu aku ngelucu, dia malah diem. Apa gue kurang lucu? Apa gue manusia onta super jayus?
Rexy : Temen homonya banyak. (bohongkok-hwakakaka!) Terlihat paling oke dikelas. Rambutnya itu lo, model-model jepang gitu. Keren abis. (ini juga bohong)
Pengalaman, sama. Aku udah lupa. Kita juga kurang deket walau udah kenal sejak jutaan tahun yang lalu. Oh, yang paling aku inget tentang dia, dia satu-satunya orang yang paling bisa inget momen-momenku plus percakapan yang aku ucapkan (Yang rada-rada ga penting itu, dia kok malah inget)
Myra : Orang keren dan imot-imot
Enggar : Teman lama yang super seru. Asik diajak bicara karena hobi dan minat yang sama. Dia juga hitam manis. Orangnya Jahil. Suaranya kalau ketawa lucu. Teman baiknya Batara dan Theo.
Wajah?
Tidak perlu dipertanyakan lagi.
Wajahnya mirip sekali dengan kebo. MEmang, patut dipertanyakan.
Pengalaman oke, sewaktu dia coba curhat ke beta. Sial banget, wajahnya yang selama ini kelihatan ceria, jadi polos banget pas curhat. Jadi pengen gue colok aja tu mata.
Ivan : Penggemar Deathnote, Katanya dia anak yang pendiam, tapi tahun ini mulai bertumbuh bibit-bibit rame. Kayaknya Kemana-mana berdua sama Natan.
Pengalaman yang aku inget, udah rada lupa. Setahuku dia salah satu orang yang sering gangguin Louise.
Grace : Teman sekelas tahun lalu. Masih sama. Berminat dengan hewan imut semacam anjing. Suka kartun-kartun dari Disney.
Ada pengalaman lebai gue bersama dia, diwaktu dia menyaksikan boneka sapi yang bertengger di meja guru.
“Imut banget!” gitu katanya.
“Iya, imut.” akunya berusaha nyambung walau nggak terlalu suka dengan hal-hal semacam itu. Wajahnya kelihatan kecewa setelah mendengar jawaban beta yang sangat-tidak mendukung. Wah, salah besar. Aku langsung lebai gitu,
“Wah, lucu banget grace! Wah! Lihat matanya! Duh susunya..gondal-gandil! Keren banget ya!? Pink lagi!”
Habis itu, dia langsung ketawa.
Berhasil.
Annete : Cewek putih tinggi yang sering ngambek. Tapi baiknya bukan main (superboong) Dia salah seorang dari teman yang suka traktir-traktir. Aku paling dekat dengan cewek satu ini.
Pengalaman, sewaktu dia nyetir mobil di kompleks beta. Sialan. Dia pake acara ngerem dadak. Gile, gue shock sampe keluar busa. Apalagi pas dia pulang dari hongkong, ga ngomongin dia bawain apa buat beta, malah die tanya-tanya tentang photoshop. Udah jelasin panjang-panjang gimana cara kerjanya, dia cuma bilang polos,
“Aku ga punya programnya.”
Gembel kuadrat.
Batara : Teman sekelasku yang lama. Masih sama, gaul (berkatku hahahahahaha!(ketawa lusifer)) Menjabat sebagai ketua kelas. Salah satu dari orang yang nyambung diajak bicara. Berteman dengan siapapun.
Pengalaman, apa ya? Udah lupa juga,
O, masalah arsitektur. Keren ya. Ternyata masih juga ada yang nyambung aku ajak bicara tentang ini.
HO : Si pembicara cepat. Murah senyum. Baik. Termasuk golongan orang-orang pintar yang niat belajar.
Pengalaman, wow. Apa ya?
Wow.
Wow.
Tidak ada.
Richard : Teman sekelas sejak kelas 6 SD. Bisa deket sama dia karena dulu aku naksir sahabatnya. Suka ganggu. Nyambung diajak bicara apa aja. Mulai dari komik, musik, dan banyak lagi.
David : Kalau ada project, selalu niat kerja. Suaranya kalau ketawa lucu. Nggak pilih-pilih teman. Ahlinya tahu musik-musik lama. Golongan The Beatles, Eagles, White lion, dll.
Pengalaman, wow. Aku udah bikin banyak salah rupanya. Dia lagi marah ma gue nih kayaknya. Abis, dia kok diem aja diajak ngomong. Soalnya, setiap kali dia sms, kagak pernah aku jawab. Alasan mendasar, karena pulsa abis. Emang abis sih. Bener kok.
Maapin gue, pid. Peace.
Ester: Setia kawan. Bisa menjaga rahasia. Super baik. Masuk golongan orang pinter dan niat belajar. Sering dijodoh-jodohin sama Rexy. Katanya, punya hubungan dekat sebelumnya.
Pengalaman, sama dengan Louise, suka ketawa mendengar joke-joke aku punya.
Theo : Juga teman sekelas tahun lalu. Meminati hal-hal seputar penyanyi rap golongan 50 cent, 2pac, Eminem, ect. Hitam manis. Mulai nggak nyebelin tahun ini.
Tahun lalu, wajahnya pengen gue tonjok. Tahun ini pengen gue culek.
Artinya, oke-oke aja.
Steve : Masih tetap sama seperti tahun lalu. Suka panik duluan. Niat belajar. Sayangnya mudah menyerah. Sering adu ejek sama Theo waktu pelajaran komputer. Tapi tetep aja Theo yang menang.
Pengalaman,
Sewaktu kita main ke dempo fair.
Main ke rumah hantu dan sebelum masuk dia udah pengen pergi. Namun, diundurkan karena kita udah dalam antrian yang hendak masuk.
“Aku tak balik ya Myr, pengen sama Tirzah!”
(Tirzah sodaranya yang cantik. Btw, dia sekarang pindah ke Jakarta loh. Sekolah di cambride. Keren ga tuh? pokoknya jangan sampe lupa aja dia bawa-bawa nama baik. Terus jangan sampe lupa dia kenalin cowok-cowok ganteng jakarte)
“Sama Tirzah?! Nggak bisa stif! Udah sampe di sini tau’! buang-buang waktu dong!”
Lemes.
Sewaktu masuk, kayaknya dia satu-satunya yang ga teriak.
Andi : Penyemangat di pagi hari karena dia suka nyapa duluan. Kalau sudah pelajaran PE, semangat sekali. Begini-begini ternyata pinter main drum. Sip.
O, aku paling inget sewaktu dia panggil-panggil aku dengan orang-yang pada saat itu aku taksir-sial. Pengen nonjok tapi ga bisa. Haha.
Wew, ini satu kelas semua yak??
Kok ga ada fotonya??
Diunggah dunkz……..
コメント : rotyyu — 8月 30, 2008 @ 3:43 pm