Pernah ketahuan salah nyapa?
Inilah kasus manusiaonta yang cukup terkenal masa itu.
Sewaktu jam pulang, keadaan hening. Aku (manusia jelita), Kenny (kakak Rexy yang super blo’on), Dea (Udah pindah, temen pertama), Danny (kelas 10, kakak Steve yang garang), Dan beberapa manusia normal lainnya yang udah aku lupa.
Ada sesosok teacher lewat di lapangan. Dalam kasus ini teacher bernama Teacher Firman. Sewaktu itu sudah pindah dan memutuskan untuk tidak mengajar di Charis lagi.
Sosok itu,
lewat di lapangan soccer. Wah, dengan lebai, aku, manusia ontamahajelita dan Dea tereak-tereak manggil namanya.
“Teacher Firman!” Gitu,
Kita pake lambai-lambai tangan. Deanya lompat-lompat. Pokoknya dia super lebai deh. Malu aku punya teman dia.
Dan ternyata, sosok itu, bukanlah Teacher Firman yang dimaksud.
Gembel.
Malu berat.
Dea dan ontabetinanya ketawa garing.
Sedang Danny dan kEnny yang blo’on ngetawain kita. Mereka juga nggak kalah lebai. Ah, sial banget.
Mana sosok itu pake senyum manyun mesum gitu ke kita. Sial. Pengen gue tonjok. Tapi takut, jangan-jangan dia orang tua murid yang menyamar jadi tukang kebun sekolah.
Kuundurkan untuk berbuat kekerasan.
Ga taunya-sampe sekarang Kenny selalu pake pajang wajah mesum setiap kali ketemu.kasian, ga bisa balik.
Oh ya, tentang Kenny?
Aku masih inget dimana aku pertama kenal dia dengan bener.
Diwaktu dia pertama masuk, kita langsung dikejutkan dengan—
(lebai ih, gue kaya homo)
Dengan—kerja kelompok bersama. Waktu itu aku kerja kelompok dengan Lia juga(cewek tinggi mata lebar bertompel-tapi cantik).
Kata-kata pertama yang aku paling inget adlaah dimana saat—
“DOH! aku kebelet BAB!” (waktu itu mengucapkan dengan bahasa jawa-yang amatlah-wow)
DENG-
DONG-
DENG-
DONG-
Sumpah, waktu itu aku ga nyadar kalo ngomong itu di depan Kenny manusia jerapah dan Lia. Reflek aja.
JEGER. GELEDEK.
bego banget
Malu-maluin aja.
diwaktu Kenny ngingetin hal itu, aku Cuma bisa ketawa-ketawa penyesalan seumur hidup.
kambing bener.
Ada waktu kita makan bareng di Matos sama Mike (ndut dari goa hantu) dan Totok (manusia baik-baik) Sial banget. Tidak dlam jangka waktu semenit, Bisa-bisanya aku ditinggal berdua aja sama Mike. Sedang dia kabur sama temen homonya,Totok. Sial. udah pasti ini ide dari jerapah kurus itu. Karena nggak mungkin, totok-manusia baik-baik merencanakan hal ini.
Sampe sekarang, masih dendem sama Kenny. Alhasil, aku ketemu Maya di tempat Biliard, dan ikut main sama dia.
Mana beberapa hari kemudian, aku terpaksa nraktir dia main ke warnet, karena alasan dia ga bawa duit. Coba waktu itu aku suruh dia ngamen di jalan bawa gitar listrik terus uangnya dipake buat beli voucher ayo-dance. maklum, waktu itu otak masih hijau.
Sekarang tentang Dea.
Waduh, ini juga ga kalah bego.
Waktu aku ikut program sekolah pertama kali bernama englishcamp. (waktu itu aku belum masuk sekolah Charis) Namanya juga Englishcamp, kan dah pasti tentang English doang. Dan pada waktu itu, aku sama sekali belum bisa yang namanya bahasa Inggris. Taunya yang basic banget.
Guru yang menuntun kita dalam program ini adalah guru-guru bule. Bicaranya juga dengan bahasa inggris (jelas lah, mana mungkin mau bahasa batak) Karena duduk di samping Dea (yang pada saat itu, begitu menarik perhatian gue dengan tampangnya yang WOW, blo’on abies)
Dengan begonya, sewaktu gurunya menerangkan sesuatu, aku berbisik,
“Dia ngomong apaan sih? aku nggak ngerti”
Dea-nya Cuma ketawa-ketawa geli gitu.
Pengen aku jambak rambutnya.
Coba aku ga tanya sama dia, Coba aku nekat langsung tanya sama gurunya,
“Hey! Shut the hell up! What are you trying to say to us?!! I said Shut up ma’am!”
mana mungkin juga, aku ga bisa sekasar itu, (holy)
Mana mungkin juga, aku kan ga bisa inggris waktu itu.
Sayangnya, Dea udah pindah sekolah. Udah jarang ketemu dia. Cuma berubungan di FS doang. Ga bisa lagi liat cara jalannya yang sexy versi ndut abis itu. Ga bisa lagi, minta utangin makan bakso. Ga bisa lagi, peluk-peluk dia waktu kebelet pipis. Ah, kangen banget….Deaaaa….(lagunya TOTO, LIA. Diganti jadi DEA)
Wah, dan banyak lagi. Tunggu kelanjutannya dari Myra.