Kartun favorit jaman SD? Hahaha..
Karena selalu bangun pada pukul 4 pagi (setiap hari minggu) aku memutuskan untuk menonton wayang. Dengan bahasa jawa dan nada-nada yang khas, aku tidak habis piker apa yang ada di dalam benakku saat itu. Menonton di depan tv dengan wajah antusias serta melihat arjuna kawan-kawan berkeliaran di panggung bayangan.
Dilanjutkan dengan jam-jam berikutnya. RCTI dong..(saluran tv swasta favorit jaman bocah) Aku sudah lupa, apa saja film kartun yang ditayangkan setiap minggu sekitar pukul 07.00 itu, seingatku ada Pman. Sekali lagi kita bertemu dengan mangaka Fujiko-F-Fujio.
Setiap konsep yang diambil oleh Fujiko cs nyaris sama. P-man nyaris sama dengan Ninja Hattori-kun. Pembela kebenaran. Sedang Doraemon mirip dengan konsep ceritanya yang berjudul –wow-aku sudah sangat lupa- Tapi aku masih sangat ingat bagaimana alur ceritanya.
(judul yang aku lupa-siapa yang ingat~! Beri tahu aakuu!!!!)
Jika di Doraemon, Doraemon yang mengeluarkan alat ajaibnya di kantungnya. Di kartun ini, “pemeran nobita”nya yang menciptakan alat ajaibnya. Dari sebuah buku ajaib yang ia temukan, ia mampu membuat robot berpenampilan pendekar jepang. Dengan model yang sama persis dengan Doraemon. Juga mencimptakan alat-alat ajaib. Konsep lain, Fujiko cs membuat konsep cerita lain berjudul 21 Emon. Yang menceritakan seorang robot kuning yang tinggal di abad 22 (tempat di mana Doraemon berasal) Cukup menarik.
Kembali ke kasus pertama, P-man.
Pemeran P-man di sini adalah seorang pelajar yang menyembunyikan identitasnya sebagai Pman. Memiliki teman monyet yang juga menjadi partnernya dalam berinvestigasi (ga nyambung) alias membela kebenaran. Dan, ada juga P-Girl. Salah satu partnernya juga yang. Sebenarnya P-Girl adalah seorang aktris cewek terkenal yang muncul berkali-kali di tv, si pelajar (lupa nama) begitu tertarik dengannya. Sebagai P-Girl, ia bahkan tidak mau memberi tahu identitas aslinya yang aktris itu pada partner-parternya sekalipun. Walau sempat beberapa kali nyaris ketahuan.
Sudah lupa dengan awal cerita bagaimana P-man bisa mendapat lencana dan boneka yang bisa membuatnya menjadi penyelamat. Bonekannya juga adalah alat dimana pada saat ia menyelamatkan dunia, wujud pelajarnya masih bisa ada di rumah dan melakukan kebiasaannya sehari-hari. Seperti tokoh KON-boneka bernyawa-BLEACH itu…